ARIFINCELLULAR.COM®

ROXY SQUARE LT GROUND BLOK B9 NO.9 TLP 021 4451 7115 (OPEN SHOP 11:00 – CLOSE 19:00)

  • MARKETING 1

  • Masukin email kalian,agar bisa selalu mendapat kan update terbaru dari arifin cellular

    Bergabunglah dengan 167 pengikut lainnya

  • follow me

[NEWS METRO] Survei Pilkada Melenceng, Ini Jawaban LSI Terjadi mobilisasi dukungan yang mengakibatkan migrasi suara.

Posted by arifincellular pada Juli 17, 2012


 

Lembaga survei mendapat kritik keras atas tidak tepatnya prediksi yang mereka buat tentang hasil Pilkada DKI putaran pertama. Sebelumnya, hampir seluruh hasil survei mengunggulkan pasangan incumbent Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli. Namun, kenyataannya, prediksi itu meleset. Justru dalam penghitungan cepat (quick count), pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama, menang telak.

“Dalam memprediksi seberapa kuat dan lemah seorang calon bakal terpilih dalam Pilkada atau Pilpres, akan lebih baik dan cerdas mempercayai survei ketimbang feeling dan intuisi politik. Feeling dan intuisi itu lebih banyak melesetnya ketimbang survei yang jelas metodologi dan pertanggungjawaban akademisnya,” kata Direktur Citra Komunikasi Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Toto Izul Fatah, kepada VIVAnews.

Toto mengemukakan, perbedaan hasil survei sebelum pemilihan dengan hasil quick count setelah pemilihan pada Pilkada DKI Jakarta, 11 Juli 2012 lalu, bukan karena kesalahan metodologi riset. Dia mengatakan, seluruh lembaga survei sudah menggunakan metodologi yang benar.

“Apa yang kami potret itu opini publik yang muncul pada rata-rata H-14 sampai H-7 ketika survei dilakukan. Biasanya tak ada perubahan signifikan setelah survei dilakukan (H-7) dengan hari pelaksanaan Pilkada,” ujarnya.

Toto mengakui, untuk kasus Pilkada DKI Jakarta memang agak khusus. Hal itu, antara lain, karena ramainya negative campaign terhadap Foke yang dilakukan secara kreatif dengan dukungan kelas menengah melalui social media, khususnya lewat Twiiter, Facebook, dan pesan BBM.

Sementara di sisi lain, ada kampanye simpatik atas Jokowi selama tujuh hari berturut-turut sampai hari pencoblosan. Juga terjadi mobilisasi dukungan yang  mendorong migrasi suara.

“Kondisi ini tak lagi terpantau karena tak lagi dilakukan survei setelah H-7,” terangnya.

Toto menambahkan, hasil quick count lembaga-lembaga survei di hari pencoblosan, dapat memastikan bahwa hasilnya akan sama dengan hasil KPUD nanti. Hal itu menandakan bahwa metodologi lembaga survei masih bisa diandalkan karena survei dan hitung cepat mengandalkan metodologi sampel yang hampir sama.

Meski demikian, Toto menyatakan tidak semua lembaga survei punya kualitas yang sama. Untuk mengetahui lembaga yang kredibel dan tidak, cukup melihat track record-nya. Menurutnya, lembaga yang punya track record yang panjang tentang akurasinya bisa dipegang, karena mustahil lembaga itu mau bunuh diri dengan mempublikasikan data penelitian yang ngawur. (adi)

jika lama di bls bisa langsung menghubungi 08999996790/081999935899/02198259177

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: