ARIFINCELLULAR.COM®

ROXY SQUARE LT GROUND BLOK B9 NO.9 TLP 021 4451 7115 (OPEN SHOP 11:00 – CLOSE 19:00)

  • MARKETING 1

  • Masukin email kalian,agar bisa selalu mendapat kan update terbaru dari arifin cellular

    Bergabunglah dengan 167 pengikut lainnya

  • follow me

[NEWS INTERNATIONAL] Blogger 14 Tahun Penentang Taliban Ditembak di Kepala Dia menuliskan ketakutan pada Taliban yang melarang wanita bersekolah.

Posted by arifincellular pada Oktober 10, 2012


 

Kelompok militan Taliban di Pakistan menembak seorang remaja perempuan tepat di kepalanya pada Selasa waktu setempat. Taliban marah sebab gadis 14 tahun ini terang-terangan menentang kekuasaan mereka melalui tulisan dalam sebuah blog.

Diberitakan Reuters, Rabu 10 Oktober 2012, Malala Yousufzai ditembak di kepala dan lehernya oleh teroris Taliban yang menyergap bus sekolahnya di Lembah Swat, sebelah barat laut Islamabad. Beruntung, tembakan tersebut tidak sampai menewaskannya. Malala kini dalam kondisi stabil, namun peluru masih bersarang di lehernya.

Tembakan teroris itu juga melukai dua orang kawannya yang lain. Menurut laporan saksi mata yang dikutip CNN, para pelaku menghadang bus Malala dan masuk ke dalamnya. Mereka menanyakan yang mana yang bernama Malala. Setelah Malala ditemukan, mereka lantas menembakinya tanpa ampun.

“Dia pro-Barat. Dia menentang Taliban dan menyebut Presiden Obama sebagai pemimpin panutannya. Dia masih muda tapi mempromosikan budaya Barat di wilayah Pashtun,” kata juru bicara Taliban, Ehsanullah Ehsan.

Malala terkenal di berbagai media Pakistan dan Barat karena keberaniannya menyuarakan penentangan terhadap Taliban. Melalui blognya, dia mengisahkan kehidupannya yang dipenuhi intimidasi dan teror dari Taliban yang melarang wanita untuk mengenyam pendidikan. Padahal, Malala sangat ingin belajar dan menjadi seorang dokter.

Sejak 2009, Lembah Swat berada dalam kuasa Taliban, sampai militer menyerbu dan membebaskan wilayah tersebut dari teroris. Saat Taliban berkuasa, Malala terpaksa menyembunyikan bukunya agar tidak ditemukan.

“Saya takut dipenggal oleh Taliban karena keinginan saya untuk belajar. Selama mereka berkuasa, Taliban sering memeriksa rumah kami untuk melihat apakah kami sedang belajar atau nonton TV,” kata Malala kepada CNN tahun lalu.

Berkat tulisannya, Malala menjadi pemenang pertama Penghargaan Perdamaian Nasional Pakistan pada November tahun lalu. Presiden Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Raja Pervez Ashraf mengutuk keras serangan terhadap Malala. Serangan tersebut juga menuai kecaman dari berbagai lapisan masyarakat di Pakistan.

 

jika lama di bls bisa langsung menghubungi 08999996790/081999935899/02198259177

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: